SEMARANG – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Jalan Cendana Timur Nomor 8, RT 09/RW 07, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (27/8/2026).
Peristiwa yang terjadi menjelang siang tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar. Mereka terdiri dari seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial N (50) serta dua anak berusia di bawah lima tahun.
ART tersebut mengalami luka bakar dengan kategori sedang. Sementara dua korban lainnya, yakni A (4) dan seorang bayi berusia enam bulan berinisial N, mengalami luka bakar berat.
Ketiga korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kebakaran Berawal dari Kepulan Asap
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang, Tantri Pradono, menjelaskan kebakaran diketahui sekitar pukul 11.30 WIB.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut diperoleh dari Ketua RT setempat. Saat itu, Ketua RT bernama Eli melihat kepulan asap keluar dari salah satu rumah warga.
Selain asap tebal, terdengar pula suara ledakan dari arah rumah tersebut.
Melihat kondisi itu, saksi kemudian segera mengambil tindakan dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui aplikasi pesan WhatsApp.
Laporan tersebut langsung diteruskan petugas piket komunikasi kepada Komandan Peleton (Danton) 2 untuk segera ditindaklanjuti.
"Pada hari Kamis sekitar pukul 11.30 Ibu Eli (Ketua RT) melihat adanya asap dari rumah warganya," kata Tantri.
Respons cepat dilakukan petugas untuk mencegah api semakin meluas ke bagian bangunan lainnya maupun rumah di sekitar lokasi.
Lima Armada Damkar Dikerahkan
Setelah menerima laporan, Damkar Kota Semarang mengerahkan 28 personel untuk menangani kebakaran tersebut.
Sebanyak lima armada pemadam dikerahkan dari sejumlah pos, yakni Pos Banyumanik, Semarang Timur, dan pos induk.
Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Namun, tim sempat menghadapi tantangan ketika tiba di kawasan permukiman. Akses jalan menuju lokasi kebakaran diketahui cukup sempit sehingga menyulitkan kendaraan pemadam yang memiliki ukuran besar.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghalangi petugas untuk segera melakukan penanganan.
Tim Damkar berhasil mencapai lokasi dengan waktu tanggap sekitar 10 menit sejak laporan diterima.
Setelah tiba, petugas langsung berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar rumah.
Api Berhasil Dipadamkan Sekitar 50 Menit Kemudian
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh petugas Damkar.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Seluruh proses pemadaman hingga pendinginan akhirnya dinyatakan selesai sekitar pukul 12.20 WIB.
Dengan demikian, penanganan kebakaran berlangsung kurang lebih 50 menit sejak proses pemadaman dimulai sekitar pukul 11.30 WIB.
Kesigapan petugas di lapangan menjadi salah satu faktor penting sehingga kobaran api dapat segera dikendalikan.
Tiga Orang Mengalami Luka Bakar
Kebakaran tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan pada bangunan. Tiga orang yang berada di rumah juga menjadi korban dalam insiden tersebut.
Korban pertama adalah seorang ART berinisial N, berusia 50 tahun. Ia mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan sedang.
Dua korban lainnya merupakan anak-anak. A yang masih berusia empat tahun mengalami luka bakar berat. Korban berikutnya adalah seorang bayi berusia enam bulan yang juga mengalami luka bakar berat.
Ketiga korban segera mendapatkan pertolongan dan kemudian dibawa ke RS Hermina Banyumanik.
Mereka menjalani penanganan medis untuk mendapatkan perawatan atas luka yang dialami akibat kebakaran.
Kondisi dua anak yang masih berusia balita menjadi perhatian karena keduanya mengalami luka bakar dengan kategori berat.
Bangunan Seluas Sekitar 90 Meter Persegi Terbakar
Berdasarkan data yang dihimpun dari posko Damkar Kota Semarang, bangunan rumah yang terdampak kebakaran memiliki luas sekitar 90 meter persegi.
Bangunan tersebut memiliki ukuran panjang sekitar 15 meter dan lebar enam meter.
Kobaran api menyebabkan bagian rumah mengalami kerusakan akibat terbakar.
Petugas kemudian melakukan pendinginan di seluruh area yang terdampak untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum disampaikan. Petugas juga belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai sumber api maupun dugaan pemicu munculnya kebakaran.
Akses Jalan Sempit Jadi Kendala
Salah satu tantangan yang dihadapi petugas dalam proses penanganan kebakaran adalah kondisi akses menuju lokasi.
Rumah yang terbakar berada di kawasan permukiman dengan jalan yang cukup sempit. Kondisi tersebut membuat armada pemadam berukuran besar harus berhati-hati ketika menuju titik kebakaran.
Kendati demikian, petugas mampu tiba di lokasi dengan waktu respons sekitar 10 menit.
Setelah berada di lokasi, personel langsung melakukan pemadaman dan berusaha memastikan kobaran api tidak meluas.
Kecepatan penanganan menjadi hal penting mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang terdapat bangunan rumah warga lainnya.
Kerugian Masih Dalam Penghitungan
Selain menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar, insiden tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada rumah yang terbakar.
Namun, hingga proses penanganan selesai, jumlah kerugian materi akibat kebakaran tersebut masih dalam tahap penghitungan.
"Total kerugian masih dihitung," ujar Tantri.
Besaran kerugian nantinya akan diketahui setelah dilakukan pendataan terhadap bangunan dan barang-barang yang terdampak kebakaran.
Damkar Ingatkan Pentingnya Respons Cepat
Peristiwa kebakaran di Cendana Timur tersebut kembali menunjukkan pentingnya kecepatan masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat.
Laporan yang segera diterima petugas memungkinkan tim pemadam untuk bergerak lebih cepat menuju lokasi.
Dalam kejadian ini, informasi awal disampaikan oleh Ketua RT setelah melihat asap dari rumah warga. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada petugas Damkar hingga armada pemadam dikerahkan.
Respons cepat dari masyarakat dan petugas menjadi bagian penting dalam upaya mencegah api berkembang semakin besar.
Terlebih, kebakaran terjadi di kawasan permukiman dengan akses jalan yang relatif terbatas bagi kendaraan berukuran besar.
Tiga Korban Mendapat Perawatan di Rumah Sakit
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi, tiga korban kebakaran langsung dibawa ke RS Hermina Banyumanik.
ART berinisial N mendapatkan penanganan akibat luka bakar sedang. Sementara dua korban anak, yakni A yang berusia empat tahun dan bayi berusia enam bulan, mendapat penanganan lebih lanjut karena mengalami luka bakar berat.
Penanganan medis dilakukan untuk memastikan kondisi ketiga korban mendapatkan perawatan sesuai tingkat luka yang dialami.
Sementara itu, petugas Damkar memastikan kobaran api telah berhasil dipadamkan dan proses pendinginan telah selesai.
Kebakaran yang terjadi di rumah Jalan Cendana Timur, Srondol Wetan, Banyumanik, ini menjadi perhatian warga sekitar karena selain menghanguskan bangunan, insiden juga menyebabkan dua balita dan seorang ART harus menjalani perawatan medis.
Hingga penanganan kebakaran selesai, penyebab pasti kejadian masih belum diketahui dan total kerugian materi masih dalam proses pendataan.