Komunitas dan Media Informasi InfoTembalang
Pendidikan

UNDIP, Kementerian Transmigrasi, dan TUM Perkuat Kolaborasi Internasional Menuju Green Barelang

Diterbitkan pada 24 Sep 2026

← Beranda
UNDIP, Kementerian Transmigrasi, dan TUM Perkuat Kolaborasi Internasional Menuju Green Barelang

Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dan Technical University of Munich (TUM) secara resmi menyelenggarakan program Summer Course 2026 bertajuk “Transformative Transmigration Planning towards Green Barelang” pada tanggal 22 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini mempertemukan berbagai perspektif nasional maupun internasional guna merumuskan arah pengembangan kawasan transmigrasi di Barelang.

Acara Kick Off Meeting tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., Penanggung Jawab Summer Course 2026 Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, S.T., M.T., MPS, serta perwakilan dari TUM yaitu Prof. Dr. Walter Timo de Vries. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan urgensi kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, institusi perguruan tinggi, dan mitra global dalam melahirkan inovasi perencanaan kawasan transmigrasi yang berkelanjutan.

Transformasi Kawasan Berbasis Prinsip Pertumbuhan Hijau (Green Growth)

Dalam laporan pembukaannya, Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani menekankan bahwa program ini bertujuan memperkenalkan gagasan inovatif guna mengubah kawasan transmigrasi menjadi permukiman yang tangguh, mandiri, dan berlandaskan prinsip pertumbuhan hijau (green growth). Pendekatan pembelajaran praktis ini dirancang untuk memperluas wawasan peserta terkait dinamika wilayah yang mengintegrasikan efisiensi ruang, pembangunan ekonomi rendah karbon, ketahanan iklim, keadilan sosial, serta infrastruktur berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Dr. Walter Timo de Vries dari TUM menyatakan antusiasmenya untuk meninjau langsung kondisi di Barelang. Ia menilai kunjungan tersebut penting untuk mengevaluasi perkembangan yang telah berjalan, aspek yang perlu ditingkatkan, serta menggali berbagai peluang pengembangan di masa depan.

Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Transmigrasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UNDIP. Beliau menilai kolaborasi ini membuktikan pentingnya menyatukan elemen pemerintah, akademisi, dan mitra internasional dalam mengeksplorasi pendekatan baru untuk pembangunan kawasan transmigrasi yang adaptif.

Pergeseran Paradigma: Membangun Ekosistem Ekonomi yang Mensejahterakan

Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa program transmigrasi kini telah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan. Jika di masa lalu program transmigrasi berfokus semata-mata pada pemindahan masyarakat ke wilayah yang memiliki ketersediaan lahan, maka konsep baru saat ini jauh lebih komprehensif.

“Program transmigrasi yang baru mengembangkan wilayah yang menyediakan peluang bagi masyarakat. Kita tidak lagi sekadar memindahkan masyarakat untuk menempati lahan. Kita membangun ekosistem ekonomi tempat masyarakat dapat bekerja, berkembang, dan mencapai kesejahteraan,” ujar Menteri Transmigrasi.

Melalui tema “Transformative Transmigration Planning towards Green Barelang”, kawasan transmigrasi diposisikan sebagai bagian strategis dari pembangunan wilayah luas yang mengaitkan sumber daya lokal, aktivitas ekonomi, aset budaya, infrastruktur, dan lingkungan secara terintegrasi.

Memperkuat Jejaring Akademik dan Kontribusi Nyata bagi Nasional

Kolaborasi antara UNDIP, Kementerian Transmigrasi, dan TUM membuka ruang luas untuk menjembatani teori akademik dengan tantangan riil di lapangan. Pertukaran gagasan antara para ahli dari Indonesia dan Jerman ini diharapkan mampu menghasilkan masukan strategis bagi pengembangan kawasan Barelang.

Bagi UNDIP sendiri, keterlibatan dalam program ini memperkuat keberlanjutan kemitraan akademik internasional dengan TUM sekaligus mempererat sinergi institusi pendidikan tinggi dengan program prioritas nasional. Luaran dari Summer Course ini diorientasikan untuk memperkuat diskusi mengenai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Secara keseluruhan, inisiatif Green Barelang diharapkan mampu mewujudkan visi bersama di mana pembangunan ekonomi, infrastruktur, konektivitas ruang, dan keberlanjutan lingkungan dapat berjalan selaras demi kesejahteraan masyarakat lokal serta kemajuan pembangunan wilayah di Indonesia.