Komunitas dan Media Informasi InfoTembalang
Pendidikan

MAHASISWA KKN UNDIP AJARKAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI PROGRAM “LESTARI” GUNA TINGKATKAN POTENSI DESA KARANGBRAI

Diterbitkan pada 19 Aug 2026

← Beranda
MAHASISWA KKN UNDIP AJARKAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI PROGRAM “LESTARI” GUNA TINGKATKAN POTENSI DESA KARANGBRAI

KABUPATEN PEMALANG - Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim Karangbrai dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja “LESTARI” (Langkah Edukasi Sampah Terpadu untuk Lingkungan Asri) yang bertempat di Balai Desa Karangbrai, Desa Karangbrai, Kecamatan Bodeh (7/8).


Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap pengelolaan sampah di Desa Karangbrai yang masih belum optimal, seperti kebiasaan membakar dan membuang sampah ke sungai serta belum tersedianya tempat pembuangan sampah (TPS). Dengan menyasar para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di Desa Karangbrai, program ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan keterampilan praktis dalam mengolah sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk.


Gambar Artikel

Program “LESTARI” juga turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Melalui edukasi dan praktik pengelolaan sampah organik menjadi kompos, program ini mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Pengelolaan sampah yang lebih baik diharapkan dapat mengurangi kebiasaan membakar dan membuang sampah sembarangan, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Desa Karangbrai.


Ketua KKN Kelompok Karangbrai, Akhtar Abrisyam, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar memberikan dampak jangka panjang bagi warga desa, “Kami melihat masih ada kekurangan dalam pengelolaan sampah di Desa Karangbrai, terutama sampah yang masih dibuang sembarangan atau dibakar. Padahal, sampah organik yang dihasilkan sehari-hari masih dapat dimanfaatkan menjadi kompos. Oleh karena itu, melalui program LESTARI ini kami mendampingi masyarakat untuk mengenal dan mempraktikkan cara mengolah sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan kembali,” ujarnya.


Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan observasi untuk mengidentifikasi permasalahan pengelolaan sampah yang ada di Desa Karangbrai. Dari hasil observasi ini, ditemukan bahwa belum tersedianya TPS membuat sebagian masyarakat masih membakar sampah atau membuangnya secara sembarangan. Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar pelaksanaan pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos.


Dalam kegiatan pelatihan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai volume sampah untuk memberikan gambaran mengenai tingginya jumlah sampah yang dihasilkan di Indonesia serta pentingnya pengelolaan sampah yang tepat. Selanjutnya, peserta diberikan materi mengenai perhitungan HPP pembuatan kompos untuk menunjukkan bahwa pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan dengan biaya yang relatif terjangkau. Materi kemudian dilanjutkan dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang membahas cara menjaga keamanan selama proses pembuatan kompos. Setelah pemaparan materi, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan kompos menggunakan sampah organik. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, terutama saat praktik pembuatan kompos.

Gambar Artikel

Kepala GAPOKTAN Tunggul Makmur, Bapak Usman Kharis, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata dari para mahasiswa. “Alhamdulillah kegiatan ini sangat baik sekali, tim KKN Undip telah memfasilitasi dengan mengumpulkan para petani di Balai Desa dan memberikan sedikit ilmunya tentang cara mengelola sampah yang ada di sekitar. Harapannya masyarakat dapat mengelola sampah dengan bijak. Untuk sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik dan bermanfaat untuk tanaman kita. Setidaknya dapat mengurangi cost petani dari pupuk kimia atau dapat mengganti pupuk subsidi” ungkapnya.

Gambar Artikel

Program kerja “LESTARI” ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan kompos hasil praktik secara simbolis kepada Ketua Gapoktan Tunggul Makmur Desa Karangbrai.


Gambar Artikel

Penulis/Reporter: Imelda Naila

Fotografer: Restu Adi, Jihan Afifah Permata

Kontak Media: @kknrundip.karangbrai